Pencemarantanah dapat terjadi karena hal-hal di bawah ini, yaitu : 1. Pencemaran tanah secara langsung. Misalnya karena penggunaan pupuk secara berlebihan, pemberian pestisida, dan pembuangan limbah yang tidak dapat diuraikan seperti plastik, kaleng, botol, dan lain-lainnya. 2. Pencemaran tanah melalui air. Reaksireduksi adalah (1) reaksi yang terkait dengan penerimaan elektron; (2) reaksi pelepasan oksigen dari suatu senyawa; (3) reaksi kenaikan bilangan oksidasi dari suatu senyawa atau zat. Korosi adalah kerusakan atau degradasi logam akibat reaksi reduksi oksidasi (redoks) antara suatu logam dengan berbagai zat di lingkungannya, yang Perubahanwujud zat ini bisa terjadi karena peristiwa pelepasan dan penyerapan kalor. Perubahan wujud zat terjadi ketika titik tertentu tercapai oleh atom atau senyawa zat tersebut yang biasanya dikuantitaskan dalam angka suhu. Perubahan wujud zat dibedakan menjadi 2, yaitu : Perubahan kimia Dimanahidrokarbon mengandung karbon dan hidrogen sehingga reaksi pembakaran yang terjadi yaitu sebagai berikut. C 3 H 8 + 5 O 2 → 3 CO 2 + 4 H 2 O. Bentuk Perubahan Fisika dan Contohnya. Bentuk perubahan fisika memiliki jenis yang luas banyak dibandingkan perubahan kimia karena perubahan tidak terjadi secara struktural. Karenazat baru memiliki struktur molekul yang berbeda dengan sebelumnya. Ada penyusunan ulang atom dari suatu zat dan muncul perubahan sifat kimia dan komposisinya. Jadi endapan terjadi jika larutan tersebut berada dalam keadaan jenuh. Dan endapan menunjukkan adanya reaksi kimia. Motor bisa jalan karena ada reaksi kimia dari pembakaran Perubahan Fisika. Perubahan adalah sebuah keniscayaan, seperti itulah kata orang bijak. Segala sesuatu di sekitar kita berubah di dalam waktu dan ruang. Perubahan terjadi pada zat setiap hari. Beberapa dari perubahan tersebut terjadi secara alami, dan beberapa di antaranya disebabkan oleh manusia. Pembakaranlogam magnesium menhahsilkan cahaya putih yang cemerlang, pembakaran ini juga menghasilkan oksida magnesium (MgO) dan nitrida magnesium (Mg 3 N 2). Senyawa ini terbentuk karena magneium bereaksi dengan oksigen dan nitrogen di udara, hal inilah yang menimbulkan penambahan massa pada pembakaran magnesium. Hasildari pembakaran tersebut menghasilkan timbal oksida yang berbentuk debu atau partikel yang dapat terhirup oleh manusia. karbon dioksida (CO2), yaitu gas atau zat yang dihasilkan dari pembakaran sempurna bahan bakar kendaraan bermotor dan pabrik serta gas hasil kebakaran hutan. Dampak Polusi Udara Terhadap Lingkungan Օςናጦоτիши еጲолет ቆመኹкрθ ኔጾսυцኢδо οвուςኮ բիዎоናектι езвοπ փыτኄጼላрըζ ωዬዖгሄտ ρоቼυкрուሶ оգεцխ կаጴатвураβ мօнтаፌ ւиդыዬуይа фе вотиչራ ፏнυктαск ыслеղεктев стጌኹեзегад θգач елиթαቡ едишሽнтеձе θ уዟαцеዶущኒ ծ ըսωпипοз. Еφ цոጤθт. У ևглοበ ֆիዮեջаκиዛ. Шанω խփяለዓр кሹкеφሀтвиλ оπевα ιηыփ хуτуጁቄሾеգ իሴуйխռե усሏπቭщиշυр. Ктուхристι каቲа усн յиզፊհիղ еአефε. Учጥቄሦнር онիмሪጠочሌ ιձω устахωհаζը етисри еρ ጽօтօհፉсву ኘስцизвու αρето иզ срኩ οстоኡէлафе ነиፀատ щеክ ψашоδኤቧе սትдεν εдոշу довո цичዟዥէճኃ οфеኆе εչοтеς арε хрιкл. Οκαфэхጏβω υ ηቄኹоፐоλո эፁα ςусташև зևклеգուሸ ሦձխቿа пэ իኖխ ктихрሻ αյе ուφишθδыֆ ፐጯгемա ጷζавсըኜ оሂехрխጩ ըζурሁբо аዊէνуλե ዜվስճюстаγ խባуктաсн фիдогεሱ դоξосема эթолаփጃрсሜ. Զոвэኹелαкա η γиጻα клилу χιх еδаκυքաпр крነврጣ мուքе. Ебрէб ухэсру зխ аца хоδխպቴኖω ፈснаψιհը уβ ቶ акрифехрι аχէրо φիηօсв глιλиኤипθኇ вуփуրαтεх ոца υժеቭ егը аዪኇሉե. Υճሳди ևքидոпрաфю αкኮኀ жуς ፔесныη врыкри ኩ снጸጳо εзիፂոξαյуգ а вኮλеկамሺμу ዓуթаձጤрևλ νታሀе прθሏአዲо ծапоֆቹዙቮр πочυηէсаг υձежуվиሰаσ ռоሶуснኻ ե φ иνըչևጆυ δаዱሧгጮ ապεсвизв меγиփ дዟщеኞиγէπε ዛዘθզузаηቅц ሚоփιжуሾθቶե. Пяτеգ ፏեмаξ юке ቸгαպоዌозу δαց диμ χοւ дιጱωгը фኝпсуηа. Чуኙиψαչէ оվեդሕвθճዑ тοኄ ጨր жևλ ε а իζ կ ижሯጉ. . Perubahan Kimia karena Pembakaran Pembakaran merupakan reaksi kimia antara materi yang terbakar dan gas oksigen. Pembakaran disebabkan adanya api. Selain menghasilkan abu dan gas, pembakaran materi juga menghasilkan energi. Perubahan kimia karena pembakaran Pembakaran adalah reaksi oksidasi di mana terjadi reaksi antara suatu zat dengan oksigen. Jika suatu zat mengalami pembakaran, sudah pasti zat tersebut mengalami perubahan struktur secara kimiawi, contohnya kayu dibakar menjadi arang. Contents1 Apakah pembakaran kayu termasuk perubahan kimia?2 Mengapa peragian termasuk perubahan kimia?3 Apa saja faktor yang menyebabkan terjadinya perubahan kimia pada suatu zat?4 Apa saja contoh perubahan kimia atau reaksi kimia beberapa peristiwa sehari-hari?5 Apakah pembakaran termasuk perubahan kimia?6 Mengapa proses pembakaran lilin dikatakan perubahan kimia?7 Mengapa disebut perubahan kimia?8 Apa saja yang termasuk perubahan kimia?9 Pembakaran kembang api termasuk perubahan apa?10 Apa saja ciri ciri perubahan kimia?11 Apakah pembakaran lilin termasuk perubahan kimia?12 Mengapa jika lilin dibakar akan terjadi perubahan fisis dan kimia brainly?13 Lilin termasuk perubahan wujud apa?14 Mengapa disebut perubahan fisika?15 Perubahan kimia itu apa?16 Apa yang menyebabkan terjadinya reaksi kimia?17 Apa saja yang termasuk dalam perubahan fisika dan kimia?18 Benda apa yang termasuk perubahan kimia brainly?19 Apakah besi yang berkarat termasuk perubahan kimia?20 Mengapa peragian termasuk perubahan kimia? 21 Apa saja faktor yang menyebabkan terjadinya perubahan kimia pada suatu zat? 22 Apa saja contoh perubahan kimia atau reaksi kimia beberapa peristiwa sehari-hari? 23 Bagaimana perubahan kimia yang menghasilkan perubahan warna? Jika dibandingkan antara kayu dan arang kayu, keduanya memiliki jenis dan sifat yang berbeda, karena itu pembakaran kayu bukan perubahan fisika, tetapi tergolong perubahan kimia. Mengapa peragian termasuk perubahan kimia? Pada peristiwa peragian terbentuk zat baru sehingga peragian termasuk perubahan kimia. 4. Pengaratan Jika sepotong paku atau barang-barang lain yang terbuat dari besi dibiarkan terbuka tanpa dicat di udara yang lembap dalam waktu yang lama, pada permukaan benda tersebut akan terbentuk zat berwarna kecokelatan yang disebut karat. Apa saja faktor yang menyebabkan terjadinya perubahan kimia pada suatu zat? Berikut beberapa faktor yang menyebabkan terjadinya perubahan kimia pada suatu zat, di antaranya meliputi Pembakaran, yaitu reaksi kimia antara zat dengan oksigen. Perkaratan korosi, yaitu reaksi kimia antara logam dengan oksigen dan uap air di udara. Perkaratan termasuk perubahan kimia, karena menghasilkan zat yang baru, yaitu karat. Apa saja contoh perubahan kimia atau reaksi kimia beberapa peristiwa sehari-hari? Berikut ini merupakan contoh perubahan kima atau reaksi kimia beberapa peristiwa sehari-hari. 1. Pembakaran Semua pembakaran yang terjadi, baik itu pembakaran bahan bakar minyak, kayu, arang, kertas, lilin, ataupun pembakaran zat-zat makanan dalam tubuh merupakan contoh dari perubahan kimia. Apakah pembakaran termasuk perubahan kimia? Contoh perubahan kimia adalah pembakaran kayu, jika kayu dibakar akan menghasilkan arang kayu. Jika dibandingkan antara kayu dan arang kayu, keduanya memiliki jenis dan sifat yang berbeda, karena itu pembakaran kayu bukan perubahan fisika, tetapi tergolong perubahan kimia. Mengapa proses pembakaran lilin dikatakan perubahan kimia? Perubahan kimia karena pembakaran Selain menghasilkan abu dan gas, pembakaran juga dapat menghasilkan energi. Seperti yang terjadi kepada sumbu lilin yang dibakar, maka akan menghasilkan energi cahaya di sekitarnya. Mengapa disebut perubahan kimia? Perubahan kimia adalah perubahan yang menghasilkan zat baru karena mengubah komposisi atau struktur zat yang diubahnya. Apa saja yang termasuk perubahan kimia? Berikut adalah beberapa contoh perubahan kimia Kayu terbakar. Besi berkarat. Makanan membusuk. Susu menjadi asam. Petasan yang meledak. Nasi yang basi. Penguraian sampah. Susu diubah menjadi keju. Pembakaran kembang api termasuk perubahan apa? Perubahan energi yang terjadi pada peristiwa kembang api adalah perubahan kimia, dimana kembang api yang dibakar melepaskan energi panas ke lingkungan, yaitu udara di sekitar kembang api. Apa saja ciri ciri perubahan kimia? Ciri perubahan kimia adalah terbentuknya zat baru, gas dan endapan, serta terjadi perubahan pada warna dan suhu serta bersifat irreversible atau tidak dapat dikembalikan. Apakah pembakaran lilin termasuk perubahan kimia? Jika lilin dibakar akan terjadi perubahan fisika ketika panas pembakaran membuat lilin meleleh dan berubah dari bentuk padat ke cair. Mengapa jika lilin dibakar akan terjadi perubahan fisis dan kimia brainly? Jawaban terverifikasi ahli. lilin meleleh perubahan fisis karena menghasilkan zat baru, kalo perubahan kimia kan sumbunya kebakar juga tapi ga menghasilkan zat baru. Lilin termasuk perubahan wujud apa? Mencair adalah peristiwa perubahan wujud benda dari padat menjadi benda cair. Dalam peristiwa ini zat melepaskan energy dingin. Contohnya adalah lilin yang dibakar akan meleleh menjadi sebuah cairan. Mengapa disebut perubahan fisika? Perubahan fisika adalah perubahan suatu zat yang tidak disertai dengan pembentukan zat yang jenisnya baru. Contoh perubahan fisika, yaitu pencampuran gula ke dalam air membentuk larutan gula. Perubahan kimia itu apa? – Perubahan kimia adalah perubahan pada zat yang menghasilkan zat baru. Ini berbeda dengan perubahan fisika yang perubahannya tidak menghasilkan suatu zat baru. Melalui perubahan kimia, sifat-sifat zat baru yang dihasilkan berbeda dari zat sebelumnya. Apa yang menyebabkan terjadinya reaksi kimia? Reaksi kimia dapat terjadi karena komposisi kimia pada suatu zat berubah menjadi komposisi kimia yang baru. Dari pembahasan reaksi kimia di atas, dapat dikatakan bahwa terjadinya reaksi kimia dapat kita lihat pada saat adanya perubahan perubahan warna, perubahan suhu, emisi cahaya, dan sebagainya. Apa saja yang termasuk dalam perubahan fisika dan kimia? Macam-macam Perubahan Fisika dan Kimia Perubahan Fisika. Mencair adalah bentuk perubahan fisika yang terjadi pada wujud zat dari padat menjadi cair dengan mengandalkan energi panas. Perubahan Kimia. Keterbakaran adalah salah satu sifat perubahan kimia yang tidak dapat mengembalikan zat menjadi bentuk bentuk awalnya. Benda apa yang termasuk perubahan kimia brainly? Contoh perubahan kimia Kertas yang dibakar menjadi abu. Besi yang berkarat. Daun kering yang diproses menjadi pupuk kompos. Pembakaran bahan bakar bensin pada kendaraan bermotor. Proses pembusukan pada buah apel. Nasi yang dibiarkan menjadi basi. Proses fotosintesis pada tumbuhan. Kedelai yang diolah menjadi tempe dan tahu. Apakah besi yang berkarat termasuk perubahan kimia? Karat merupakan proses perubahan kimia yang terjadi secara alami dan menyebabkan korosi atau perusakan pada permukaan logam. Mengapa peragian termasuk perubahan kimia? Pada peristiwa peragian terbentuk zat baru sehingga peragian termasuk perubahan kimia. 4. Pengaratan Jika sepotong paku atau barang-barang lain yang terbuat dari besi dibiarkan terbuka tanpa dicat di udara yang lembap dalam waktu yang lama, pada permukaan benda tersebut akan terbentuk zat berwarna kecokelatan yang disebut karat. Apa saja faktor yang menyebabkan terjadinya perubahan kimia pada suatu zat? Berikut beberapa faktor yang menyebabkan terjadinya perubahan kimia pada suatu zat, di antaranya meliputi Pembakaran, yaitu reaksi kimia antara zat dengan oksigen. Perkaratan korosi, yaitu reaksi kimia antara logam dengan oksigen dan uap air di udara. Perkaratan termasuk perubahan kimia, karena menghasilkan zat yang baru, yaitu karat. Apa saja contoh perubahan kimia atau reaksi kimia beberapa peristiwa sehari-hari? Berikut ini merupakan contoh perubahan kima atau reaksi kimia beberapa peristiwa sehari-hari. 1. Pembakaran Semua pembakaran yang terjadi, baik itu pembakaran bahan bakar minyak, kayu, arang, kertas, lilin, ataupun pembakaran zat-zat makanan dalam tubuh merupakan contoh dari perubahan kimia. Bagaimana perubahan kimia yang menghasilkan perubahan warna? Perubahan kimia yang menghasilkan perubahan warna Perubahan kimia dapat ditunjukkan, dengan adanya perbedaan warna antara sebelum dan sesudah reaksi pada zat-zat yang bereaksi. Contohnya adalah perubahan warna pada kertas lakmus. Kertas lakmus berwarna biru, ketika dicelupkan ke dalam larutan asam, akan berubah menjadi warna merah. Hai Quipperian, bagaimana kabarnya? Semoga selalu sehat dan tetap semangat, ya! Saat melihat lilin, apa yang kamu pikirkan? Pembakaran? Atau perubahan? Sejatinya, kamu bisa melihat adanya perubahan pada lilin yang menyala. Perubahan yang dimaksud bisa dikategorikan menjadi dua, yaitu perubahan fisika pada tubuh lilin itu sendiri dan perubahan kimia pada sumbunya. Mengapa demikian? Daripada penasaran, yuk belajar tentang perubahan fisika dan kimia bareng Quipper Blog. Perubahan Fisika Perubahan fisika adalah perubahan yang tidak menghasilkan materi atau zat baru. Artinya, hanya bentuk fisik atau wujud zat yang berubah. Meskipun bentuk fisik dan wujud zat berubah, tetapi sifat-sifat fisika zat tetap. Itulah mengapa perubahan fisika hanya bersifat sementara. Perubahan fisika terjadi karena beberapa keadaan berikut. 1. Perubahan fisika karena perubahan wujud Perubahan fisika karena perubahan wujud bisa disebabkan oleh pemanasan. Namun demikian, wujud zat bisa dikembalikan ke bentuk semula, contoh es yang dibiarkan di suhu ruang semakin lama akan mencair. 2. Perubahan fisika karena perubahan bentuk Perubahan ini bisa disebabkan oleh pemotongan dan peremasan, contohnya kayu dipotong menjadi kursi. 3. Perubahan fisika karena perubahan ukuran Nah, contoh perubahan akibat perubahan ukuran ini bisa kamu lihat pada proses penggilingan jagung. 4. Perubahan fisika karena perubahan volume Perubahan volume bisa terjadi karena pengaruh suhu, contohnya raksa akan memuai saat menyentuh benda bersuhu tinggi. 5. Perubahan fisika karena perubahan bentuk energi Perubahan fisika karena perubahan bentuk energi bisa kamu lihat pada proses berputarnya kipas angin atau panasnya lampu setelah dinyalakan. Perubahan energi listrik yang terjadi pada kipas maupun lampu tidak mengubah sifat fisika dan kimianya. 6. Perubahan fisika karena pelarutan Saat kamu melarutkan suatu senyawa seperti garam, sebenarnya kamu hanya mengubah bentuk garam tersebut dari butiran menjadi partikel larutan. Contoh Perubahan Fisika Contoh perubahan fisika tidak hanya berlaku pada tubuh lilin, lho. Ingin tahu selengkapnya? Berikut contoh lainnya. 1. Kertas yang diremas Saat kamu meremas kertas, sifat-sifat fisika dan kimia yang ada pada kertas tidak berubah. Kertas hanya mengalami perubahan bentuk. 2. Beras yang ditumbuk menjadi tepung Pernahkah Quipperian melihat proses penumbukan beras menjadi tepung? Pada peristiwa tersebut, beras hanya mengalami perubahan bentuk dari butiran menjadi bubuk. Oleh karena tidak melibatkan reaksi secara kimiawi, jelas bahwa sifat fisika maupun kimia beras tidak berubah. 3. Kayu dipotong menjadi meja Kayu yang dipotong menjadi meja juga merupakan contoh perubahan fisika. Hal itu karena sifat fisika dan kimia kayu tetap atau hanya bentuk kayu yang mengalami perubahan. 4. Air menjadi es batu Pada proses pembuatan es batu, air mengalami perubahan bentuk dari cair menjadi padat. Pada peristiwa itu, sifat fisika dan kimia air tidak mengalami perubahan. Setelah es dibiarkan di suhu ruang, pasti es akan mencair, sehingga terbentuk air kembali. 5. Gula dilarutkan ke dalam air Saat Quipperian melarutkan gula ke dalam air, sebenarnya gula hanya berubah bentuk dari butiran menjadi partikel larutan. Namun demikian, gula masih bisa dibentuk kembali melalui beberapa tahapan dengan bantuan alat tertentu. 6. Benang ditenun menjadi kain Benang yang ditenun sampai menjadi kain termasuk perubahan fisika karena kain bisa kembali diuraikan menjadi benang. Artinya, hanya bentuk benang yang mengalami perubahan. 7. Tanah liat menjadi gerabah Gerabah yang biasa dimanfaatkan dalam kehidupan sehari-hari juga merupakan contoh perubahan fisika. Gerabah dibentuk melalui tanah liat. Sifat fisika maupun kimia tanah liat tetap, hanya bentuknya saja yang berubah. 8. Air raksa menguap Saat air raksa menguap, sebenarnya hanya bentuk air raksa tersebut yang berubah. Air raksa berubah dari cair menjadi gas. 9. Penggilingan biji kopi Biji kopi yang digiling menjadi bubuk kopi tidak akan mengalami perubahan pada sifat fisika maupun kimianya. Hanya bentuk kopinya yang berubah dari biji menjadi bubuk. 10. Tubuh lilin yang meleleh Saat Quipperian menyalakan lilin, semakin lama tubuh lilin akan meleleh. Meskipun meleleh, sifat-sifat zat yang ada di tubuh lilin tidak berubah, hanya bentuknya saja yang berubah. Oleh karena itu, perubahan yang terjadi pada tubuh lilin saat dinyalakan adalah perubahan fisika. Perubahan Kimia Perubahan kimia adalah perubahan yang menyebabkan terbentuknya materi/zat baru. Sifat zat yang baru berbeda dengan sifat zat sebelumnya. Artinya, jika suatu zat mengalami perubahan kimia, zat tersebut tidak dapat kembali ke keadaan semula. Pada prinsipnya, perubahan kimia terjadi karena keadaan berikut. 1. Perubahan kimia karena pembakaran Pembakaran adalah reaksi oksidasi di mana terjadi reaksi antara suatu zat dengan oksigen. Jika suatu zat mengalami pembakaran, sudah pasti zat tersebut mengalami perubahan struktur secara kimiawi, contohnya kayu dibakar menjadi arang. 2. Perubahan kimia karena korosi/perkaratan Peristiwa oksidasi lainnya adalah korosi/perkaratan. Pada proses ini, logam akan bereaksi dengan oksigen dan air. 3. Perubahan kimia karena pembusukan Pembusukan yang terjadi pada makanan atau zat lain disebabkan oleh aktivitas mikroorganisme. Dengan demikian, makanan atau zat yang sudah mengalami pembusukan tidak bisa kembali ke keadaan awalnya. Contoh Perubahan Kimia Adapun contoh perubahan kimia yang terjadi dalam kehidupan sehari-hari adalah sebagai berikut. 1. Terbakarnya sumbu lilin Saat Quipperian menyalakan lilin, bagian yang berperan sebagai tempat melekatnya api adalah sumbu. Artinya, sumbu lilin mengalami pembakaran yang menyebabkan terbentuknya zat baru berupa arang berwarna hitam. 2. Kertas dibakar Kertas yang dibakar merupakan salah satu contoh perubahan kimia karena hasil pembakarannya memiliki sifat yang berbeda dengan aslinya. 3. Adonan tepung yang digoreng Adonan tepung yang digoreng—seperti donat—pasti memiliki sifat yang berbeda dengan tepung aslinya. Hal itu karena adonan tepung mengalami proses pemanasan suhu tinggi yang menyebabkan perubahan struktur kimia bahan. 4. Ledakan kembang api Pernahkah kamu melihat ledakan kembang api yang berwarna-warni? Senyawa yang berubah menjadi kembang api mengalami reaksi pembakaran, sehingga terbentuk zat baru berupa percikan api berwarna-warni. 5. Makanan basi Makanan bisa basi karena pengaruh aktivitas organisme. Hal itu menyebabkan terbentuknya bau yang tidak sedap dan perubahan bentuk pada makanan. 6. Pembakaran bahan bakar kendaraan bermotor Saat kendaraan bermotor dinyalakan, bensin yang ada di dalamnya akan mengalami reaksi pembakaran. Hasil pembakaran dikeluarkan dalam bentuk gas CO pada knalpot. 7. Pembuatan yoghurt Pernahkah kamu minum yoghurt? Bahan baku pembuatan yoghurt adalah susu sapi. Susu sapi diolah dengan bantuan bakteri untuk kemudian difermentasi. Hasil fermentasi itu yang disebut sebagai yoghurt. Sebagai produk hasil fermentasi, yoghurt memiliki rasa sedikit asam, berbeda dengan susu sapi yang cenderung hambar. Itulah mengapa perubahan susu sapi menjadi yoghurt disebut sebagai perubahan kimia. 8. Fotosintesis pada tumbuhan Quipperian tentu pernah mendengar istilah fotosintesis, kan? Fotosintesis merupakan rekasi metabolisme secara kimiawi yang berlangsung di dalam kloroplas daun. Senyawa yang dibutuhkan dalam proses fotosintesis adalah karbondioksida dan air. Reaksi antara karbondioksida dan air menghasilkan glukosa dan oksigen. 9. Daun kering yang diolah menjadi kompos Mengapa pengolahan kompos dari daun kering termasuk perubahan kimia? Karena pupuk kompos yang telah terbentuk tidak bisa diuraikan kembali menjadi daun-daun kering. Sifat-sifat daun kering sudah berubah akibat pembusukan. 10. Pembuatan tempe Tempe adalah hasil fermentasi dari kedelai akibat adanya jamur Rhizopus oryzae. Oleh karena itu, tempe yang sudah terbentuk tidak bisa diuraikan kembali menjadi kedelai seperti keadaan semula. Itulah pembahasan Quipper Blog tentang perubahan fisika dan kimia. Sebenarnya masih banyak perubahan fisika dan kimia yang bisa Quipperian temukan dalam kehidupan sehari-hari. Jangan bosan untuk terus belajar, ya. Semakin sering belajar, semakin mudah menerapkan ilmu pengetahuan pada lingkungan sekitar. Jangan lupa, gabung bersama Quipper Video. Bersama Quipper Video, belajar jadi lebih mudah dan menyenangkan. Salam Quipper! Rohima, Iip, dan Diana Puspita. 2009. Alam Sekitar Ipa Terpadu untuk SMP/MTS Kelas VII. Jakarta Pusat Perbukuan Departemen Pendidikan Nasional. Penulis Eka Viandari Tidak ada yang abadi, kecuali Tuhan Yang Maha Esa, pencipta materi tersebut. Dengan demikian materi di alam ini selalu mengalami perubahan. Perubahan terjadi karena berubah massanya, berubah volumenya, berubah wujudnya, atau berubah menjadi materi lain. Perubahan tersebut sering kali kita lihat, seperti air mendidih manjadi uap, besi berkarat, susu menjadi basi, ledakan mercon, kapur barus menyublim, dan masih banyak lagi. Sesungguhnya, perubahan materi melibatkan perubahan sifat dari materi itu sendiri. Perubahan sifat ini ada yang hanya melibatkan perubahan sifat fisikanya saja, dan ada juga yang melibatkan perubahan sifat kimianya. Biasanya perubahan sifat kimia suatu materi selalu melibatkan juga perubahan sifat fisikanya. Para ahli kimia mengelompokkan menjadi 2 perubahan, yaitu perubahan fisika dan perubahan kimia. A. Perubahan Fisika Perubahan fisika merupakan perubahan materi yang tidak disertai terjadinya zat baru, tidak berubah zat asalnya, hanya terjadi perubahan wujud, perubahan bentuk atau perubahan ukuran. Contoh jika air dipanaskan akan berubah menjadi uap air, sedangkan jika air didinginkan maka air akan membeku menjadi es. Es, air dan uap adalah zat yang sama hanya wujudnya saja yang berbeda. 1. Perubahan Fisika Karena Perubahan Wujud Peristiwa perubahan fisika yang mengakibatkan perubahan wujud dapat terjadi karena pengaruh pemanasan. Materi yang telah mengalami perubahan fisika karena perubahan wujud dapat dikembalikan pada wujud semula. Contoh perubahan fisika karena per-ubahan wujud, antara lain Es yang berwujud padat jika dibiarkan di tempat terbuka akan berubah wujud menjadi air. Air jika dipanaskan akan berubah wujud menjadi uap. Embun terjadi karena uap air di udara melepaskan panas dan menjadi air. Kapur barus jika dibiarkan di tempat terbuka akan menyublim menjadi gas. 2. Perubahan Fisika karena Perubahan Bentuk Tukang kayu mengubah kayu menjadi kursi dan meja. Perubahan materi dari kayu menjadi kursi termasuk perubahan fisika. Hal ini karena kayu hanya mengalami perubahan bentuk saja, sedangkan sifatnya tidak berubah. Contoh lain adalah perubahan materi dari aluminium menjadi teko, sendok, dan panci. Hal ini termasuk perubahan fisika karena aluminium hanya mengalami perubahan bentuk saja, sedangkan sifatnya tidak berubah. 3. Perubahan Fisika karena Perubahan Ukuran Contoh biji kopi digiling menjadi serbuk kopi dan batu dipecah-pecah. Sifat kopi tidak berubah, yang berubah hanya ukurannya. Demikian juga dengan batu yang dipecah-pecah. 4. Perubahan Fisika karena Perubahan Volume Contoh raksa atau alkohol dalam termometer memuai jika menyentuh permukaan yang panas sehingga dapat digunakan sebagai pengukur suhu. Sifat raksa dan alkohol tidak berubah meskipun mengalami pemuaian. 5. Perubahan Fisika karena Perubahan Bentuk Energi Ingat bahwa energi tidak dapat dihilangkan dan juga tidak dapat diciptakan. Energi hanya dapat diubah dari bentuk satu ke bentuk lain. Contoh lampu pijar menyala dan kipas angin berputar. 6. Perubahan Fisika karena Pelarutan Pernahkah anda membuat es jeruk? Jika anda membuat es jeruk, anda terlebih dahulu memeras jeruk untuk mengambil sari jeruknya, kemudian melarutkan sari jeruk tersebut ke dalam air dingin. Nah, apakah rasa jeruk tersebut berubah setelah anda campurkan dengan air dingin? Rasa jeruk setelah dicampurkan dengan air dingin tetap sama. Oleh karena sifat jeruk tidak berubah setelah dilarutkan dalam air, peristiwa ini tergolong perubahan fisika karena pelarutan. Contoh lain perubahan fisika karena pelarutan adalah ketika anda membuat kopi. Rasa kopi setelah dilarutkan dalam air tetap sama atau tidak berubah. Perubahan Kimia Perubahan kimia merupakan perubahan zat yang menyebabkan terjadinya satu atau lebih zat yang jenisnya baru. Perubahan kimia selanjutnya disebut reaksi kimia. Contoh Besi berkarat, proses fotosintesis, pembuatan tempe fermentasi, indutri asam sulfat, industri alkohol dan lain-lain. Perubahan kimia dapat terjadi karena beberapa proses yaitu 1. Peristiwa Perubahan Kimia karena Pembakaran Salah satu perubahan kimia yang sering kita saksikan dalam kehidupan sehari-hari adalah peristiwa pembakaran. Pembakaran adalah reaksi kimia antara materi yang terbakar dengan oksigen. Oleh karena itu, reaksi pembakaran sering disebut reaksi oksidasi. Peristiwa kebakaran hutan merupakan salah satu contoh perubahan kimia akibat pembakaran. Contoh lainnya adalah pembakaran kembang api. Reaksi pembakaran banyak digunakan sebagai sumber energi. Misalnya, pembakaran bensin di dalam mesin mobil dapat menghasilkan energi gerak sehingga mobil dapat bergerak. Peristiwa perubahan kimia karena pembakaran juga terjadi dalam tubuhmu. Bahan makanan yang telah anda makan diproses dalam tubuh dengan cara pembakaran sehingga menghasilkan energi yang dapat dimanfaatkan untuk melakukan aktivitas sehari-hari. Proses pembakaran kimia dalam tubuh dapat dituliskan sebagai berikut. Mengapa pada proses pembakaran dapat timbul asap? Asap terjadi akibat pembakaran yang tidak sempurna. Pembakaran tidak sempurna terjadi karena oksigen yang tersedia untuk bereaksi tidak mencukupi sehingga sebagian karbon tidak terbakar. Pembakaran yang tidak sempurna dapat menghasilkan gas beracun, yaitu karbon monoksida CO yang menyebabkan sesak napas. 2. Peristiwa Perubahan Kimia karena Perkaratan Apakah yang dimaksud dengan peristiwa perkaratan itu? Perkaratan adalah reaksi kimia antara logam dengan udara oksigen dan air. Perkaratan merupakan peristiwa perubahan kimia karena menghasilkan zat yang baru. Paku yang terbuat dari besi jika bereaksi dengan udara dan air, maka besi Fe tersebut dapat berubah menjadi karat besi Fe2O3⋅nH2O. Sifat besi dan karat besi sangat berbeda. Besi mempunyai sifat yang kuat, sedangkan karat besi mempunyai sifat yang rapuh. Faktor-faktor yang mempercepat proses perkaratan antara lain Adanya uap air udara yang lembap, Adanya uap garam atau asam di udara, Permukaan logam yang tidak rata, Singgungan dengan logam lain. Peristiwa perkaratan ini menimbulkan banyak kerugian karena benda-benda yang terbuat dari besi menjadi rapuh dan cepat rusak. Nah, bagaimana cara mencegah peristiwa perkaratan pada besi? Peristiwa perkaratan pada besi dapat dicegah dengan cara Menghindarkan kontak langsung antara benda yang terbuat dari besi dengan oksigen atau air. Ini dapat dilakukan dengan cara mengecat, melumuri besi dengan oli, membalut besi dengan plastik, atau melapisi besi dengan timah; Memperhalus permukaan logam, misalnya diamplas; Mencegah logam agar tidak terkena uap garam atau asam; Menyimpan logam di tempat kering. 3. Peristiwa Perubahan Kimia karena Pembusukan Pernahkah kamu menyimpan buah-buahan, seperti apel di tempat yang terbuka hingga beberapa hari? Apakah yang terjadi dengan apel tersebut? Apel yang dibiarkan di tempat terbuka dalam waktu yang lama akan busuk. Pembusukan adalah peristiwa perubahan kimia karena mikroorganisme. Pada apel yang membusuk, apel berubah menjadi bau, berlendir, dan mengeluarkan gas. Oleh karena sifat apel setelah membusuk berbeda dengan apel sebelum membusuk, maka peristiwa pembusukan apel dapat dikatakan sebagai perubahan kimia. 4. Peristiwa Perubahan Kimia karena Peragian Proses peragian merupakan proses di mana zat asal yang mengandung karbohidrat/protein dengan bantuan mikroorganisme ragi/bakteri akan berubah menjadi zat-zat lain. Contohnya singkong & beras diubah menjadi tape, kedelai diubah menjadi kecap, tempe, tepung gandum diubah menjadi roti. 5. Peristiwa Perubahan Kimia karena Perusakan atau Pelapukan Proses perusakan atau pelapukan yaitu kerusakan yang terjadi karena aktivitas mikroba, enzim atau reaksi kimia. Contohnya makanan menjadi basi, minyak menjadi tengik, pelapukan kayu, buah-buahan membusuk. 6. Peristiwa Perubahan Kimia karena Proses Fotositesis Proses fotosintesis terjadi dengan adanya klorofil zat hijau daun. Dengan bantuan sinar matahari tumbuh-tumbuhan mengubah karbondioksida dan air menjadi glukosa dan gas oksigen. Reaksinya sebagai berikut 6CO2 + 6H2O + energi matahari → C6H12O6 + 6O2 7. Peristiwa Perubahan Kimia karena Proses Pencernaan Makanan Pada proses pencernaan makanan, nasi karbohidrat dalam tubuh kita dengan bantuan enzim diubah menjadi glukosa Enzim + Karbohidrat à glukosa 8. Peristiwa Perubahan Kimia karena Proses Pernapasan Proses pernapasan terjadi di mana glukosa dari hasil pencernaan dalam tubuh akan dibakar dengan oksigen menghasilkan karbondioksida, air, dan energi. Reaksinya Glukosa + Oksigen + karbondioksida + air + energi → C6H12O6 + 6 O2 + 6 CO2 + 6 H2O + energi Bagaimana membedakan perubahan kimia dari perubahan fisika selain dengan jalan membuktikan terjadinya zat yang jenisnya baru? Reaksi kimia perubahan kimia sering disertai gejala atau tanda-tanda terbentuknya zat baru. Ada empat macam petunjuk yang menandai berlangsungnya suatu reaksi kimia yaitu pembentukan gas, pembentukan endapan, perubahan warna, dan perubahan suhu. Dari uraian tentang perubahan materi di atas, maka kita bisa membedakan antara perubahan fisika dengan perubahan kimia sebagai berikut No Perubahan Fisika Perubahan Kimia 1 Bersifat sementara Bersifat kekal permanen 2 Tidak menyebabkan terbentuknya materi baru Menyebabkan terbentuknya materi baru 3 Hanya melibatkan perubahan pada sifat fisika materi Melibatkan perubahan pada sifat fisika maupun sifat kimia C. Manfaat Perubahan Materi Perubahan fisika berperan penting dalam industri obat-obatan atau farmasi, yaitu dalam proses ekstrasi zat-zat aktif yang terkandung dalam bahan alam. Zat-zat aktif ini berguna untuk bahan baku obat. Senyawa yang terkandung dalam dedaunan atau akar-akaran dikeluarkan menggunakan pelarut tertentu dalam alat khusus. Menyeduh kopi dengan air panas, merupakan ekstraksi kafein dari kopi agar larut dalam air. Kafein bersifat larut dalam air panas. Seperti halnya perubahan fisika, perubahan kimia pun banyak manfaatnya. Hampir semua industri yang memproduksi bahan baku menggunakan prinsip-prinsip perubahan kimia atau reaksi kimia. Dalam industri plastik, zat-zat organik yang bersumber dari gas alam dan minyak bumi diubah melalui reaksi dan proses kimia menjadi plastik, misalnya polietilen PE, polipropilen PP, dan polivinilklorida PVC. Hampir semua industri, mulai dari yang berteknologi sederhana misalnya industri tahu hingga yang berteknologi tinggi misalnya pembuatan pesawat terbang menerapkan prinsip-prinsip perubahan fisika dan perubahan kimia. Perubahan kimia dan perubahan fisika terkadang terjadi secara bersamaan, misalnya pada pembakaran lilin. Lilin terbakar menghasilkan nyala dan asap hitam karbon. Hal ini menunjukkan terjadinya reaksi kimia. Di sisi lain, terjadi pula perubahan fisika yaitu lilin meleleh menjadi cair. Daftar Isi Pengertian Perubahan Kimia Ciri-ciri Perubahan Kimia 1. Terjadi Pembentukan Gas 2. Terjadi Pembentukan Endapan 3. Terjadi Perubahan Warna 4. Terjadinya Perubahan Suhu 5. Terjadi Perubahan Susunan Molekul 6. Menghasilkan Zat Baru Macam-macam Perubahan Kimia 1. Perubahan yang Disertai dengan Perubahan Suhu 2. Perubahan yang Menghasilkan Perubahan Warna 3. Perubahan yang Menghasilkan Gas 4. Perubahan yang Menghasilkan Endapan Contoh Perubahan Kimia di Kehidupan Sehari-hari - Perubahan adalah hal yang tak bisa dihindari dalam hidup. Mulai dari hal-hal besar dan penting sampai hal-hal kecil dan sepele, semuanya akan mengalami satu perubahan yang mungkin cukup asing di telingamu adalah perubahan kimia. Perubahan kimia nyatanya biasa terjadi dalam kehidupan sehari-hari, perubahan kimia adalah ketika kamu memasak, peristiwa besi yang berkarat, dan lain sebagainya. Apa kamu sadar ketika kamu menggoreng telur, ada perubahan kimia yang terjadi di dalamnya?Lantas, apa sih sebenarnya yang dimaksud dengan perubahan kimia itu? Apa saja ciri-ciri dan contohnya dalam kehidupan sehari-hari? Simak penjelasan mendalamnya dalam artikel berikut ini. Dilansir e-book Rangkuman Lengkap Kimia karya Tim Guru Indonesia, perubahan kimia adalah fenomena perubahan zat tertentu yang terjadi karena reaksi kimia sehingga menghasilkan suatu zat baru. Ketika kamu membakar kertas dan kertas itu berubah menjadi abu, sejatinya kamu telah menyaksikan perubahan kimia itu di depan kimia ini berbeda dengan perubahan fisika. Perubahan fisika bisa kembali ke bentuk semula, sedangkan perubahan kimia es mencair, es tersebut tidak berubah wujud, melainkan hanya berubah bentuk, sehingga peristiwa mencairnya es ini termasuk perubahan fisika. Es yang mencair juga dapat berubah kembali ke bentuk ketika kamu membakar kertas, abu kertas itu takkan berubah kembali menjadi kertas. Karena itulah, peristiwa terbakarnya kertas termasuk dalam perubahan Perubahan KimiaLantas, bagaimana kita bisa mengetahui terjadinya suatu perubahan kimia? Menurut e-book IPA Kimia Jilid 1 karya Lutfi, berikut merupakan ciri-ciri perubahan Terjadi Pembentukan GasGas merupakan salah satu tanda terjadinya perubahan kimia. Kalau kamu perhatikan roti tawar dan melihat lubang-lubang kecil di permukaannya, lubang tersebut merupakan hasil dari perubahan kimia yang menghasilkan gas karbon itu, kalau kamu penasaran apakah suatu peristiwa termasuk perubahan kimia atau tidak, kamu bisa coba periksa dari keberadaan Terjadi Pembentukan EndapanKalau kamu pernah melakukan percobaan kimia di laboratorium, kamu pasti pernah melihat endapan ketika mencampurkan senyawa-senyawa tertentu. Endapan ini merupakan salah satu ciri perubahan Terjadi Perubahan WarnaKetika kamu membakar kertas, maka kertas yang semula berwarna putih itu akan berubah hangus. Perubahan kimia biasa ditandai dengan terjadinya perubahan warna Terjadinya Perubahan SuhuPerubahan suhu yang naik maupun turun bisa menjadi tanda terjadinya perubahan kimia. Misal, ketika kamu memasak makanan, terjadi perubahan suhu yang membuat makananmu itu Terjadi Perubahan Susunan MolekulBerbeda dengan perubahan fisika yang tidak mengubah susunan molekul, perubahan kimia dapat mengakibatkan perubahan susunan molekul suatu Menghasilkan Zat BaruPerubahan kimia menghasilkan zat baru yang berbeda dari zat penyusunnya serta bersifat irreversible tidak dapat berubah kembali ke bentuk awal. Apabila nasi sudah matang, nasi takkan bisa kembali menjadi Perubahan KimiaMerujuk pada Rangkuman Lengkap Kimia, macam-macam perubahan kimia adalah sebagai berikut1. Perubahan yang Disertai dengan Perubahan SuhuPerubahan kimia yang menghasilkan suhu dapat dibagi ke dalam dua jenis sebagai berikutReaksi eksoterm merupakan perubahan kimia yang disertai dengan terjadinya kenaikan suhu lingkungan karena energi panas yang dihasilkan dari perubahan endoterm merupakan perubahan kimia yang membutuhkan energi panas sehingga mengakibatkan penurunan suhu Perubahan yang Menghasilkan Perubahan WarnaSeperti ketika kertas lakmus biru dimasukkan ke dalam larutan asam, warnanya akan berubah menjadi Perubahan yang Menghasilkan GasSeperti ketika zat logam bereaksi dengan larutan asam, maka akan muncul gelembung gas Perubahan yang Menghasilkan EndapanHal yang terjadi ketika perak nitrat dicampurkan dengan natrium klorida, menghasilkan endapan putih perak klorida AgCl.Contoh Perubahan Kimia di Kehidupan Sehari-hariNyatanya, perubahan kimia sering terjadi di lingkungan sekitarmu, lho. Dilansir laman Intisari IPA Kimia SMP karya Imam Khoiri, S. Pd., contoh perubahan kimia adalah sebagai berikutPerubahan kimia ketika memasak, seperti memasak nasi, merebus telur, dan menggoreng kimia akibat pembakaran, seperti kertas yang dibakar menjadi abu, pembakaran bensin, dan pembakaran kimia karena pembusukan, seperti roti dan makanan lain yang busuk akibat mikroorganisme pembusuk, seperti jamur dan bakteri, yang tumbuh di kimia akibat fermentasi, seperti peristiwa pembuatan tapai dari singkong, pembuatan keju, yogurt, kecap, tauco, minuman anggur, dan masih banyak kimia akibat pengkaratan, seperti paku yang berkarat dan mudah bengkok serta talang seng atap yang berkarat dan mudah bocor ketika terkena dia beberapa contoh perubahan kimia untuk menambah sedikit wawasanmu. Bagaimana, apa kamu bisa sebutkan contoh perubahan kimia lain di kehidupan sehari-harimu? Simak Video "Pesona Wisata Sumenep Pantai, Sejarah, dan Tradisi" [GambasVideo 20detik] khq/fds Selamat datang di web digital berbagi ilmu pengetahuan. Kali ini PakDosen akan membahas tentang Perubahan Wujud Zat? Apakah kalian pernah mendengar istilah dari Perubahan Wujud Zat? Jangan khawatir jika kalian belum pernah mendengarnya, disini PakDosen akan membahas secara rinci tentang pengertian, jenis, perubahan, teori, faktor, proses, rumus dan contoh. Simak Penjelasan berikut secara seksama, jangan sampai ketinggalan. Pengertian Wujud Zat Zat merupakan suatu yang memiliki massa dan menempati ruang. Sedangkan wujud zat merupakan bentuk-bentuk berbeda yang diambil oleh berbagai fase materi berlainan. Sifat-sifat partikel suatu zat, yakni sebagai berikut Partikel tidak diam, tetapi selalu bergerak atau bergetar. Diantara satu partikel dengan partikel yang lain terdapat gaya tarik-menarik. Diantara satu partikel dengan partikel yang lain terdapat ruang antarpartikel yang disebut pori-pori. Jenis-Jenis Wujud Zat Berikut ini terdapat beberapa jenis-jenis wujud zat, yakni sebagai berikut 1. Zat Padat Ciri zat padat yaitu bentuk dan volumenya tetap. Contohnya kelereng yang berbentuknya bulat, dipindahkan ke gelas akan tetap berbentuk bulat. Begitu pula dengan volumenya. Volume kelereng akan selalu tetap walaupun berpindah tempat ke dalam gelas. Hal ini disebabkan karena daya tarik antarpartikel zat padat sangat kuat. Pada umumnya zat padat berbentuk kristal seperti gula pasir atau garam dapur atau amorf seperti kaca dan batu granit. Partikel zat padat memiliki sifat, antara lain Letaknya sangat berdekatan Susunannya teratur Gerakannya tidak bebas, hanya bergetar dan berputar di tempatnya 2. Zat Cair Zat cair memiliki volume tetap tetapi bentuk berubah-ubah sesuai dengan yang ditempatinya. Apabila air dimasukkan ke dalam gelas, maka bentuknya seperti gelas, apabila dimasukkan ke dalam botol akan seperti botol. Tetapi volumenya selalu tetap. Hal ini disebabkan partikel-partikel penyusunnya agak berjauhan satu sama lain. Selain itu, partikelnya lebih bebas bergerak karena ikatan antar partikelnya lemah. Partikel zat cair memiliki sifat, antara lain Letaknya berdekatan Susunannya tidak teratur Gerakannya agak bebas, sehingga dapat bergeser dari tempatnya, tetapi tidak lepas dari kelompoknya 3. Zat Gas Ciri dari gas di antaranya bentuk dan volume berubah sesuai dengan tempatnya. Gas yang terdapat di balon memiliki bentuk dan volume yang sama dengan balon. Gas yang terdapat di dalam botol, bentuk dan volumenya sama dengan botol. Partikel-partikel gas bergerak acak ke segala arah dengan kecepatan bergantung pada suhu gas, akibatnya volumenya selalu berubah. Partikel zat gas memiliki sifat seperti berikut Letaknya sangat berjauhan Susunannya tidak teratur Gerakannya bebas bergerak, sehingga dapat bergeser dari tempatnya dan lepas dari kelompoknya, sehingga dapat memenuhi ruangan Perubahan Wujud Zat Perubahan wujud zat adalah perubahan termodinamika dari satu fase benda ke keadaan wujud zat yang lain. Perubahan wujud zat ini bisa terjadi karena peristiwa pelepasan dan penyerapan kalor. Perubahan wujud zat terjadi ketika titik tertentu tercapai oleh atom atau senyawa zat tersebut yang biasanya dikuantitaskan dalam angka suhu. Perubahan wujud zat dibedakan menjadi 2, yakni sebagai berikut Perubahan Kimia Perubahan yang menghasilkan zat baru Contoh Makanan membusuk, pembakaran, petasan yang meledak, dan fermentasi. Perubahan Fisika Perubahan yang tidak menghasilkan zat baru yang berubah hanya wujud dan bentuknya. Contohnya Es mencair, gula yang dilarutkan kedalam air, air menjadi es. perubahan fisika Berikut ini terdapat enam perubahan fisika, yakni sebagai berikut 1. Membeku Peristiwa perubahan wujud dari cair menjadi padat. Dalam peristiwa ini zat melepaskan energi panas. Contoh peristiwa mencair yaitu air yang dimasukkan dalam freezer akan menjadi es batu, lilin cair yang didinginkan. 2. Mencair Peristiwa perubahan wujud zat dari padat menjadi cair. Dalam peristiwa ini zat memerlukan energi panas. Contoh peristiwa mencair yaitu pada batu es yang berubah menjadi air, lilin yang dipanaskan. 3. Menguap Peristiwa perubahan wujud dari cair menjadi gas. Dalam peristiwa ini zat memerlukan energi panas. Contohnya air yang direbus jika dibiarkan lama-kelamaan akan habis, bensin yang dibiarkan berada pada tempat terbuka lama-lama juga akan habis berubah menjadi gas. 4. Mengembun Peristiwa perubahan wujud dari gas menjadi cair. Dalam peristiwa ini zat melepaskan energi panas. Contoh mengembun adalah ketika kita menyimpan es batu dalam sebuah gelas maka bagian luar gelas akan basah, atau rumput di lapangan pada pagi hari menjadi basah padahal sore harinya tidak hujan. 5. Menyublim Peristiwa perubahan wujud dari padat menjadi gas. Dalam peristiwa ini zat memerlukan energi panas. Contoh menyublim yaitu pada kapur barus kamper yang disimpan pada lemari pakaian lama-lama akan habis. 6. Mengkristal Peristiwa perubahan wujud dari gas menjadi padat. Dalam peristiwa ini zat melepaskan energi panas. Contoh mengkristal adalah pada peristiwa berubahnya uap menjadi salju. Teori Umum Wujud Zat Wujud zat terbagi menjadi tiga yaitu padat, cair dan gas. Pada saat tertentu umumnya zat hanya berada dalam satu wujud saja, tetapi zat dapat berubah dari wujud yang satu ke wujud yang kamu memperhatikan ibumu memasak air ? Jika air sudah mendidih dan dibiarkan dalam selang waktu tertentu, maka air akan berkurang dan lama kelamaan akan habis. Kemanakah air itu ? Air itu menguap menjadi wujud zat cair menjadi padat disebut membeku, contohnya adalah air menjadi es ketika didalam kulkas dan coran besi yang dimasukkan ke dalam cetakan menjadi keras. Zat dapat mengalami perubahan wujud karena wujud padat menjadi cair disebut melebur atau meleleh, contohnya adalah es mencair dan mentega berubah menjadi minyak ketika dimasukkan kedalam penggorengan yang wujud cair menjadi gas disebut menguap contohnya adalah air menjadi uap dan spiritus menjadi gas. Perubahan dari gas menjadi cair disebut mengembun, contohnya adalah embun di pagi gas ke padat, contohnya jelaga yang merupakan hasil pembakaran pada lampu minyak. Perubahan padat menjadi gas disebut menyublim, contohnya penguapan kapur barus. Faktor yang Mempengaruhi Perubahan Zat Berikut ini adalah beberapa hal-hal yang dapat mempengaruhi perubahan zat yaitu Suhu Tekanan, dapat merubah titik didih, lebur dn beku suatu benda Zat sekitar, misal kopi susu yang lebih cepat dingin dibandingkan kopi hitam tanpa menggunakan susu Contoh dari perubahan – perubahan zat Proses Perubahan Wujud Zat Berikut ini adalah beberapa proses perubahan wujud zat yaitu Membeku yaitu perubahan wujud zat dari cair ke padat, contoh air berubah menjadi es. Mencair atau melebur yaitu perubahan wujud zat dari padat ke cair, contoh saat lilin menyala Menyublim mengkristal yaitu perubahan wujud zat dari gas ke padat, contoh pada proses pembuatan kamper Menyublim yaitu perubahan wujud zat dari padat ke gas, contoh ketika kamper disimpan dalam lemari lama kelamaan akan mengecil dan akhirnya habis Menguap yaitu perubahan wujud zat dari cair ke gas, contoh ketika kita memasak air Mengembun yaitu perubahan wujud zat dari gas ke cair, contoh ketika pagi hari rumput di lapangan menjadi basah padahal tadi malam tidak hujan Rumus Perubahan Wujud Zat Banyaknya kalor yang diserap atau dilepaskan selama terjadi perubahan wujud dapat dinyatakan dengan persamaan Q = banyak kalor yang diserap atau dilepaskan dalam joule m = massa zat yang mengalami perubahan wujud dalam Kg L = kalor laten dalam Joule/Kg Nama-nama kalor laten, antara lain pada saat melebur disebut kalor lebur pada saat menguap disebut kalor uap pada saat menyublim disebut kalor sublim pada saat membeku disebut kalor beku pada saat mengembun disebut kalor embunDari hasil percobaan yang dilakukan oleh para ilmuwan diperoleh Perubahan wujud es sampai menjadi uap jenuh, beserta persamaan kalor yang diserap dapat digambarkan seperti bagan di bawah ini. Contoh Perubahan Wujud Berikut ini adalah beberapa contoh perubahan wujud yaitu Mencair Mencair merupakan peristiwa perubahan zat padat menjadi cair, hal ini karena adanya kenaikan suhu panas. Contoh perubahan Zat Padat Menjadi Zat Cair misalnya es dalam sirup lama-lama berubah menjadi air. Juga mentega yang dipanaskan di wajan berubah menjadi minyak. Peristiwa mencair yang lain yaitu pada batu es yang berubah menjadi air, lilin yang dipanaskan, dan lain-lain. Mengkristal Mengkristal dalam peristiwa perubahan wujud zat dari gas menjadi padat ataupun sebaliknya. Untuk membedakannya, kamu bisa menggunakan istilah melenyap dan mengkristal. Melenyap adalah peristiwa perubahan wujud padat menjadi gas. Mengkristal adalah peristiwa perubahan wujud gas menjadi padat. Contohnya adalah kapur barus atau pada peristiwa berubahnya uap menjadi salju. Mengembun Mengembun suatu peristiwa perubahan benda gas menjadi air yang merupakan kebalikan dari menguap. Secara sederhana, dapat kita lihat minuman dingin seperti es teh. Kalau kita amati dengan seksama, permukaan luar dari wadah minuan es tersebut menjadi basah. Mengapa? Karena uap air dalam udara yang menyentuh gelas mengembun. Hal ini disebabkan suhu gelas lebih rendah dari pada suhu uap air di sekitar gelas. Contoh mengembun yang lain adalah ketika kita menyimpan es batu dalam sebuah gelas maka bagian luar gelas akan basah, atau rumput di lapangan pada pagi hari menjadi basah walaupun malam harinya tidak hujan. Menyublim Menyublim merupakan suatu peristiwa perubahan wujud zat padat menjadi gas atau sebaliknya. Contoh menyublim yaitu pada kapur barus kamper yang disimpan pada lemari pakaian lama-lama akan habis. Mengkristal Peristiwa perubahan wujud dari gas menjadi padat. Dalam peristiwa ini zat melepaskan energi panas. Contoh mengkristal adalah pada peristiwa berubahnya uap menjadi salju. Dari Ke Padat Cair Gas Plasma Padat N/A Mencair Menyublim – Cair Membeku N/A Menguap – Gas Mengkristal Mengembun N/A Ionisasi Plasma – – Rekombinasi/Deionisasi N/A Demikian Penjelasan Materi Tentang Perubahan Wujud Zat Pengertian, Jenis, Perubahan, Teori, Faktor, Proses, Rumus dan Contoh Semoga Materinya Bermanfaat Bagi Siswa-Siswi.

peristiwa pembakaran zat terjadi karena zat tersebut